Blang Kejeren

Blang Kejeren

Kampung Kota Blangkejeren merupakan kampung yang bersih, damai dan aman serta penduduknya hidup dengan berdagang, berkerja , beribadah dan belajar. Kampung Kota Blangkejeren terletak di Kota Blangkejeren dimana kehidupan masyrakatnya heterogen, aktivitas masyarakat mulai dari jam 05.00 s/d jam 22.00 WIB. Di Kampung Kota Blangkejeren terdapat mesjid As-Shalihin, mesjid At-Taqwa, dan mesjid Marhamah.

Awal mula terbentuknya Kota Blangkejeren dengan berlakunya UU No 5 Tahun 1974, maka status Kewedanaan diganti dengan sebutan Pembantu Bupati.  Namun sejak tahun 1975 s.d 1981 status Gayo Lues masih dalam status transisi karena Gayo Lues dijadikan daerah koordinator Pemerintahan untuk 4 Kecamatan.  Baru pada tahun 1982 Kewedanaan Gayo Lues dijadikan Wilayah Pembantu Bupati Gayo Lues dipimpin oleh Pembantu Bupati.

Berhubung karena keterbatasan wewenang ditambah lagi luasnya daerah yang harus dikoordinir dan lagi pula minimnya PAD Aceh Tenggara ada kesan kemajuan pembangunan Gayo Lues dianaktirikan, pada pertengahan tahun 90-an transportasi Gayo Lues agak mendekati titik terang dengan berfungsinya sarana jalan, sehingga menjadikan Kota Blang Kejeren sebagai simpang empat, yaitu : Blang Kejeren – Takengon ; Blang Kejeren – Aceh Selatan ; Blang Kejeren Kutacane dan Blang Kejeren – Aceh Timur.

Hal ini memicu percepatan pertumbuhan ekonomi wilayah Gayo Lues yang mendukung PMDN dan PMDA untuk menanam modal.  Faktor intern di atas ditambah lagi dengan faktor ekstern dengan diresmikannya Pembantu Bupati Simeulu menjadi Kabupaten Administratif, menyusul Pembantu Bupati Bireuen dan Pembantu Bupati Singkil menjadi Kabupaten.  Hal inilah yang merangsang masyarakat gayo Lues untuk mengikuti jejak daerah tersebut di atas.

Atas dasar pertimbangan tersebut di atas, maka pada akhir tahun 1997 beberapa orang tua bermusyawarah di Blang Kejeren untuk memperjuangkan Gayo Lues menjadi Kabupaten Administratif.  Untuk itu dibentuk sebuah panitia kecil yang dinamakan Panitia Persiapan Peningkatan Status Wilayah Pembantu Bupati Gayo Lues Blang Kejeren, Kabupaten Aceh Tenggara

Saat ini Kampung Kota Blangkejeren sudah terkenal dengan adanya Infrasruktur yang begitu memadai dan juga jalan yang cukup baik. Hal ini yang mengharapkan perhatian Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah  untuk dapat mendukung Pembangunan di berbagai aspek kehidupan yang belum memadai, seperti aspek pendidikan serta kesehatan. Dengan adanya bantuan dari pemerintahan diharapkan dapat terbentuk Kampung Kota Blangkejeren sebagai Kampung Madani yang Asri, dan tempat pendidikan agama sebagai naungannya.

Kehidupan masyarakat Kampung Kota Blangkejeren dilengkapi oleh fasilitas-fasilitas perkantoran, pertokoan dan sarana lainnya. Namun demikian masih ada beberapa kekurangan yang masih perlu dibenahi. Perbedaan Kampung Kota Blangkejeren dengan Kampung-kampung lainnya yaitu kampung Kota Blangkejeren tidak adanya Meunasah melainkan adanya mesjid sebagai tempat berkumpulnya warga Kota untuk beribadah serta melaksanakan kegiatan lainnya.

Sumber : http://webblogkkn.unsyiah.ac.id/blangkejeren15/sejarah-kampung/

0 Komentar

Topik Tentang Feng Shui Rumah Banyak Rejeki

lukisan pembawa hoki | fengshui pintu rumah | pintu rumah membawa hoki | feng shui kamar tidur yang baik untuk rezeki | pohon rezeki | lukisan feng shui | ilmu fengshui | tanaman pembawa hoki menurut feng shui | fengshui hari ini | feng shui ruang tamu | rumah membawa rezeki | feng shui tanaman di dalam rumah | tanaman rejeki | lukisan feng shui ruang tamu | lukisan pembawa hoki di rumah | tanaman yang membawa rezeki |

Konsultasi Feng Shui & Interior Desain

Jangan tunggu untuk sharing dan konsultasi feng shui dengan kami. Ciptakan lingkungan yang mendukung kesejahteraan anda dengan mengevaluasi rumah berdasarkan fengshui. Hubungi Kami sekarang!