Pertimbangan Beli Rumah dengan Tunai atau Kredit

Pertimbangan Beli Rumah dengan Tunai atau Kredit

Memiliki rumah pribadi menjadi impian setiap orang. Namun, tak semua orang memiliki kemampuan finansial yang sama.

Beberapa orang mampu membeli rumah secara tunai, lainnya dengan mencicil. Saat membeli rumah, Anda harus mengukur keuangan.

Membeli rumah secara tunai maupun mencicil dengan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dibutuhkan komitmen. Maka pertimbangkan dengan seksama.

Berikut ini tips seputar kelayakan seseorang ketika ingin membeli rumah, baik secara tunai maupun kredit.

Beli rumah secara kredit

1. Perhatikan utang

Sebelum menyetujui tawaran kredit rumah, maka pastikan dulu kita memang sehat secara finansial. Mengajukan permohonan KPR artinya kita akan menambah utang baru.

Maka dari itu, pastikan total utang kita (bila ada) tidak melebihi 50 persen dari nilai aset. Sementara itu untuk cicilan utang kita, jumlahnya maksimal adalah 35 persen dari penghasilan bulanan.

2. Jangan lupa cicilan

Bank atau lembaga pemberi kredit bisa saja menyetujui pembayaran cicilan yang besarannya 50 persen dari penghasilan bulanan. 

Namun besaran tersebut tidaklah ideal bagi Anda, lantaran Anda masih butuh dana untuk berinvestasi, biaya hidup, asuransi, dan lain sebagainya.

Ketika punya punya cicilan, wajib kendalikan pengeluaran Secara garis besar pengeluaran pun dibagi menjadi tiga, yaitu pengeluaran yang bersifat wajib dibayar, pengeluaran yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan hidup, dan pengeluaran yang bersifat keinginan. 

3. Mulai berhemat

Berhemat tentu menjadi solusi, namun kita tidak bisa asal dalam mengurangi pengeluaran. Jika Anda harus mengurangi pengeluaran, maka kurangilah berbelanja.

Pengeluaran yang bersifat keinginan seperti belanja barang branded, belanja barang-barang hobi, dan kegiatan konsumtif lain yang berhubungan dengan gaya hidup harus dikurangi.

Beli rumah secara tunai

1. Cek tabungan

Ketika Anda memutuskan untuk membeli rumah secara tunai, maka pastikan dana yang Anda gunakan tidak akan menghabiskan seluruh tabungan Anda. 

Minimal, Anda masih mengantongi aset lancar (tabungan, kas, dan setara kas) yang setara dengan 15-20 persen kekayaan bersih.

2. Perhatikan dana darurat

Selain itu, Anda juga harus memastikan diri bahwa Anda memiliki dana darurat minimal enam kali pengeluaran bulanan untuk lajang. 

Dana darurat akan berguna untuk mengcover pengeluaran Anda disaat Anda kehilangan pekerjaan, bisa jadi karena pandemi covid-19 ini.

3. Pastikan asuransi 

Ketika Anda membeli rumah secara kredit, maka ada asuransi jiwa yang diberikan oleh lembaga pemberi kredit terhadap Anda. 

Tujuannya adalah untuk memitigasi hal yang tak diinginkan terjadi, sebut saja seperti wafatnya debitur di saat cicilan belum lunas.

Bila Anda adalah seorang pencari nafkah, maka memiliki asuransi jiwa adalah hal yang wajib. Karena kita tidak akan pernah tahu kapan risiko hilangnya pendapatan terjadi. 

Itulah hal-hal yang harus diketahui saat ingin membeli rumah di masa pandemi. Dari sekian tips di atas, perlu pula Anda ketahui bahwa ketika membeli rumah pastikan kita memang membutuhkan rumah tersebut, baik untuk tempat tinggal atau investasi.

Sumber : https://www.medcom.id/properti/tips-properti/Gbmag63b-pertimbangan-beli-rumah-dengan-tunai-atau-kredit

0 Komentar

Topik Tentang Feng Shui Rumah Banyak Rejeki

lukisan pembawa hoki | fengshui pintu rumah | pintu rumah membawa hoki | feng shui kamar tidur yang baik untuk rezeki | pohon rezeki | lukisan feng shui | ilmu fengshui | tanaman pembawa hoki menurut feng shui | fengshui hari ini | feng shui ruang tamu | rumah membawa rezeki | feng shui tanaman di dalam rumah | tanaman rejeki | lukisan feng shui ruang tamu | lukisan pembawa hoki di rumah | tanaman yang membawa rezeki |

Konsultasi Feng Shui & Interior Desain

Jangan tunggu untuk sharing dan konsultasi feng shui dengan kami. Ciptakan lingkungan yang mendukung kesejahteraan anda dengan mengevaluasi rumah berdasarkan fengshui. Hubungi Kami sekarang!